allahuakbar

PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN



PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN
Oleh : Dimas Setyo Kukuh Permono

Pendidikan Kewarganegraaan merupakan salah satu mata pelajaran yang di ajarkan disemua jenjang  pendidikan baik sekolah dasar, sekolah menengah pertama, sekolah menengah atas, maupun perguruan tinggi. Pendidikan kewarganegraan adalah salah satu mata pelajaran yang sangat penting karena di dalamnya memuat tentang bagaimana seseorang bisa menjadi warga negara  yang baik dan benar ( to be good citizenship ) seperti  Pendkan moral, pendidikan politik dan pendidikan Hukum.
Adanya Pendidikan Kewarganegaraan di semua jenjang pendidikan, di harapkan akan terlahir para warga negara yang memiliki jiwa Pancasila yang memiliki sikap toleransi, gotong royong, bertanggung jawab dan kritis terhadap setiap masalah-masalah yang ada di Indonesia, serta tidak hanya bisa mengkritik tapi juga memberikan solusi konkirit atas masalah-masalah yang dihadapi Indonesia dewasa ini. 
Istilah kewarganegraan itu muncul pertama kali di Pakai di Indonesia dalam kurikulum 1968 dengan istilah civic dan pendidikan Kewarganegaraan yang di dalamnya mencakup sejarah Indonesia, geografi Indonesia, dan civic yang diterjemahkan sebagai  pengetahuan kewarganegaraan secara umum. Kemudian berkembang pada 1973-1974 Pendidikan Kewarganegraan dimasukan dalam kurikulum pendidikan nasional dengan tujuan untuk menumbuhkan kecintaan pada tanah air. Selanjutnya berkembang dengan nama PMP ( Pendidikan Moral Pancasila) di Tahun 1975 yang berisikan materi pancasila sebagaimana yang diuraikan di dalam pedoman penghayatan dan pengamalan Pancasila atau yang sering kita ketahui dengan P4. Kemudain setelah itu berkembang di bawah naungan kurikulum berbasis kompetensi dan KTSP di ganti menjadi Pendidikan Kewarganegaraan. Pada dewasa Ini nilai-nilai pancasila kembali dimasukan dalam Pendidikan kewarganegaraan agar nilai pancasila bisa kembali diresapi oleh peserta dididik.
Melalui kurikulum 2013 Pendidikan Kewarganegaraan di jadikan masterpland pendidikan karakter dan budi pekerti di Indonesia. Karena di dalamnya memuat tentang 4 pilar kebgsaan yang menjadi jantung bangsa ini, yaitu Pancasila, UUD1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika. Pendidikan kewarganegaraan di harabkan dapat menciptakan insan yang bermental cerdas, memiliki semangat nasionalisme yang tinggi,bertanggung jawab serta berbudi pekerti yang luhur, serta sadar akan hak kewajibanya sebagai warga negara, bersikap profesional yang dijiwai oleh kesadaran bela negara dan yang paling mendasar beriman dan bertakwa kepada tuhan yang maha esa.


0 komentar:

insaallah